Cara Mengobati Tenggorokan Panas Gatal dan Batuk

Pernah mengalami tenggorokan panas dan gatal setelah makan pedas ujung-ujungnya batuk yang diobati nggak sembuh-sembuh?

Cara Mengobati Tenggorokan Panas Gatal dan Batuk
Ilustrasi via obatterbaik.com

Terkadang, Anda mungkin juga menyadari rasa asam atau pahit pada mulut. Tanda lain yang turut menyertai GERD yani kesulitan saat menelan, sakit dada, suara serak, batuk, hingga sakit tenggorokan. Kesemua hal ini biasanya bisa semakin memburuk ketika Anda berada dalam posisi berbaring.

Saat Anda mengalami tenggorokan panas kepala pusing seolah seperti terbakar, biasanya penyebabnya bukan hanya karena makanan dan minuman. Asam lambung yang naik pun bisa menyebabkan tenggorokan terasa panas hingga meradang.

Hal menarik, penulis sendiri pernah mengalami tenggorokan sakit seperti radang, minum air pun terasa sakit. Sudah diobati dengan obat radang tenggorokan (baca: 5 Obat Radang Tenggorokan Ampuh yang Bisa Dibeli di Apotik), tapi tetap saja tak sembuh.

Anehnya setelah konsultasi ke dokter karena sakit perut, malah obat sakit perut ini yang meredakan sakit tenggorokan.

Jadi untuk kasus satu ini bisa disimpulkan tenggorokan panas karena asam lambung, nanti kita akan bahas lebih lanjut tentang penyebab karena asam lambung, tenggorokan panas dan batuk, tenggorokan panas dan kering serta obat yang cocok.

Mungkin masyarakat Indonesia sering menyebutnya dengan sebutan panas dalam. Radang tenggorokan akan membuat Anda merasa tidak nyaman, bahkan menelan liur pun sangat sakit.

Ada yang bertanya dengan kasus sama saat saya pergi ke dokter. "dok saya mau nanya,hampir tiap malam tenggorokan saya kerasa panas gitu kira2 kenapa ya dok? udah hampir seminggu?"

Dan menurut penulis itu bisa jadi kasus yang sama, yaitu karena GERD. Asam lambung naik, hingga menyebabkan panas di dada dan tenggorokan.

Panas dalam lebih tepat diartikan sebagai serangkaian gejala yang menyerang mulut, tenggorokan, dan sistem pencernaan.

Setelah browsing kesana kemari ketemu salah satu solusi. Ternyata berkumur dengan air garam hangat dapat membantu meredakan nyeri dan rasa panas sakit tenggorokan. Selain itu lemon dapat membantu memecah lendir dan air panas akan melemaskan otot tenggorokan.

Dan pastikan juga Anda tidak makan atau minum makanan yang sangat panas saat tenggorokan Anda radang.

Salah satu gejala panas dalam ini memang bukan penyakit yang berbahaya tapi jika dibiarkan tentunya akan membuat imunitas turun, bagaimana tidak asupan makanan yang masuk pun jadi terganggu karena mau makan malas apalagi sampai tenggorokan sakit.

Sebenarnya banyak langkah dan cara atasi sakit tenggorokan, dengan catatan kita tahu betul apa penyebabnya, karena virus kah jadi radang tenggorokan atau karena GERD.

5 Sebab Munculnya Sensasi Panas Hingga Gatal di Tenggorokan (Plus Cara Mengobatinya)

Seperti kami uraikan di atas, sebagian besar kasus tenggorokan panas seolah seperti terbakar biasanya dikarenakan Anda baru saja mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas.

Namun di samping itu, rasa tidak nyaman di tenggorokan ini juga bisa menjadi gejala dari suatu kondisi kesehatan tertentu. Lantas, apa saja penyakit yang ditandai dengan munculnya sensasi panas dan terbakar pada tenggorokan?

Apakah kondisi tenggorokan panas itu berbahaya?

Berikut beberapa kondisi kesehatan yang umumnya identik mengakibatkan tenggorokan panas.

1. Gastroesophageal reflux disease (GERD) atau penyakit refluks asam lambung

Tenggorokan panas asam lambung. Ini yang dialami penulis. Istilahnya GERD atau refluks asam lambung adalah kondisi ketika asam lambung, yang seharusnya berada di lambung, tapi naik ke kerongkongan bahkan hingga mencapai tenggorokan. Akibatnya, muncul sensasi panas dan terbakar di sepanjang dada.

Ini terjadi karena katup yang terdapat di kerongkongan tidak bekerja sebagaimana mestinya. Itu sebabnya, gas dan asam lambung bisa kembali naik ke atas. Anda mungkin juga menyadari rasa asam atau pahit pada mulut.

Tanda lain GERD ini adalah kesulitan saat menelan, sakit dada, suara serak, batuk, hingga sakit tenggorokan. Nah, kalau berbaring maka akan semakin terasa sakit.

2. Postnasal drip

Apa itu Postnasal drip? Penjelasannya kurang lebih seperti berikut ini, ingus yang semakin produktif mungkin berarti Anda mengalami post-nasal drip. Hal ini terjadi ketika lendir menumpuk di belakang sinus dan menetes ke dalam tenggorokan dan dada.

Hidung dan tenggorokan memiliki lendir khusus yang bertugas membantu agar kelembaban di dalamnya tetap terjaga sekaligus mencegah kekeringan.

Nah, jumlah lendir yang ada di hidung dan tenggorokan ini bisa melebihi normalnya sehingga muncul sensasi seperti lendir berada di belakang tenggorokan.

Hal ini akan membuat Anda merasa tenggorokan panas karena ada sesuatu yang tertahan di dalamnya. Mudahnya begini, coba amati berbagai gejala yang biasanya muncul bersamaan seperti batuk kering atau berdahak, hidung berair, suara serak, sulit menelan, dan bau mulut.

Alergi terhadap suatu benda atau bahan, serta suhu cuaca yang terlalu dingin bisa membuat Anda mengalami postnasal drip.

3. Sindrom mulut panas

Sepertinya namanya, sindrom mulut panas ini merupakan istilah medis yang menggambarkan sensasi terbakar di seluruh bagian mulut. Meliputi bibir, gusi, lidah, dan langit-langit mulut. Hingga kemungkinan, sensasi panas ini bisa menjalar hingga ke tenggorokan.

Kebanyakan orang mengeluhkannya seperti ada air panas yang menyiram tenggorokan. Padahal, penyebabnya mungkin saja karena adanya masalah pada saraf maupun kondisi mulut yang kering terasa seperti logam. Kondisi ini biasanya semakin diperjelas dengan tambahan rasa haus yang tidak biasa dan kehilangan selera untuk menyantap makanan dan minuman.

4. Infeksi virus

Kalau virus ini mungkin hampir semua orang pernah terserang yang mengakibatkan tenggorokan sakit, gatal, serta terasa seperti terbakar. Biasanya ini yang mengawali flu, pilek, batuk, bahkan radang tenggorokan. Terlebih ketika menelan makanan dan minuman, maka rasa mengganggu di tenggorokan bisa semakin parah.

Kalau sudah begini, nantinya Anda juga bisa mengalami demam tinggi, pegal-pegal di sekujur tubuh, serta pembengkakan kelenjar getah bening. Dan gejala-gejala ini bisa saja tanda penyakit lain juga, jadi harus segera dikonsultasikan dengan dokter.

5. Abses peritonsil

Radang tenggorokan yang tidak segera diobati, bisa menimbulkan komplikasi berupa abses peritonsil.
Apa itu abses peritonsil? Abses peritonsil adalah infeksi bakteri yang ditandai dengan munculnya benjolan berisi nanah di dekat amandel (tonsil) Anda.

Oleh sebab itu, lama-lama tenggorokan akan mengalami pembengkakan disertai dengan munculnya rasa sakit. Jika abses peritonsil berkembang semakin parah, maka bisa mengganggu proses pernapasan.

Biasanya, gejala lain yang akan ikut menyertai seperti kesulitan membuka mulut terlalu lebar, sakit saat menelan, demam, tubuh panas dingin, sakit kepala, serta leher yang membengkak.

Nah, setelah tahu 5 penyebab di atas sebaiknya kita belajar mengobati tenggorokan gatal, panas dan sakit ini.

Bagaimana cara mengobati tenggorokan panas gatal dan batuk?

Jika tenggorokan Anda tiba-tiba terasa panas dan sakit, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu mengobatinya, seperti:
  • Kumur dengan larutan air garam, ini cocok jika tenggorokan panas saat hamil, karena termasuk cara alami.
  • Makan permen pelega tenggorokan.
  • Konsumsi minuman atau makanan yang hangat maupun dingin. Bisa seperti teh, sup, es krim, puding
  • Mandi air panas
  • Konsumsi madu
  • Isap irisan lemon
  • Teh Madu + Lada Hitam
  • Teh Jahe
    • Gunakan humidifier, fungsinya untuk menambah kelembaban udara dalam ruangan, guna mencegah tenggorokan terasa kering
    • Anda harus banyak minum air putih
    • Kalau beberapa hal diatas sudah dilakukan dan gejala masih belum reda, maka segera konsultasikan dengan dokter lebih lanjut untuk dicari apa penyebab dari tenggorokan yang terasa panas tersebut.

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel